Langsung ke konten utama

Deadlock sistem operasi

 Ketika menggunakan komputer, pernah kah terjadi hang, not responding atau bahkan layar monitor hanya berwarna biru saja? Barangkali itu adalah salah satu jenis dari deadlock pada Sistem Operasi kita. Deadlock sering dianalogikan dengan keadaan jalan raya yang mogok(macet) ataupun jalan buntu. Masalah deadlock terjadi karena penggunaan sumberdaya (resources) yang digunakan secara bersama-sama.

Penyebab terjadinya deadlock adalah :

a. mutual exclusion, yaitu suatu keadaan dimana hanya ada satu proses saja yang boleh memakai resource, proses yang lain harus menunggu sampai proses tadi benar-benar selesai. contoh mutual exclusion adalah “buffering” ketika kita menonton video.

b. Hold and Wait,yaitu keadaan dimana suatu proses ‘kelaparan’ sumberdaya. Suatu proses menunggu suatu sumberdaya dalam waktu yang lama hingga sumberdaya tersebut tidak terpakai oleh proses lainnya.

c. No Pre-emption, yaitu keadaan dimana suatu sumberdaya tidak boleh diambil(dipakai) begitu saja/secara paksa oleh proses yang lainnya sehingga suatu proses harus menunggu hingga proses yang sedang memakai sumberdaya benar-benar telah selesai.

d. circular wait, yaitu suatu keadaan dimana proses yang lain membutuhkan sumberdaya yang sedang dipakai oleh suatu proses sehingga timbul antrian melingkar (waiting chain) seperti halnya rantai.

Keempat penyebab timbulnya deadlock hampir sama yaitu penggunaan sumber daya dan waktu tunggu oleh suatu proses atau lebih.


Berikut adalah beberapa cara untuk menangani deadlock :

1. Cara pencegahan (prevention), yaitu mencegah terjadinya deadlock. Dalam hal ini, penyebab deadlock harus diketahui sebelumnya kemudian memastikan bahwa slah satu keadaan yang penting tidak akan meninmbulkan deadlock.

2. Cara penolakan/menghindari (avoidance), yaitu melakukan pendataan terhadap proses-proses yang kira-kira akan menghabiskan sumberdaya.

3. Detection and Recovery, yaitu mendeteksi dan memperbaiki. Mendeteksi sistem apasaja yang terlibat jika terjadi deadlock, setelah mendeteksi, sistem diperbaiki.

4. Mengabaikan deadlock, yaitu membiarkan deadlock seolah tidak terjadi apa-apa dan membiarkan deadlock tersebut mematikan program. Hal ini merupakan algoritma Ostrich untuk menangani deadlock.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tipe Operating System

 1. BatchOS Digunakan pada komputer generasi ke-2 , saat itu komputer belum memiliki sistem operasi namun sistem pada sebuah sistem operasi sudah ada , yaitu dengan cara Job-job yang mirip akan dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok lalu setalah selesai otomatis kelmpok lain akan dijalankan dalam Sistem operasi batch ini ada tanggung jawab operator untuk menyortir pekerjaan dengan kebutuhan yang sama contoh :Ada pada komputer generasi pertama yaitu FMS ( Fortarn Monitoring System ) dan IBSYS Keuntungan di BatchOs adalah : -Processor di sistem Batch akan mengetahui berapa lama pekerjaan akan dikerjakan ketika dalam antrian -Beberapa pengguna dapat berbagi sistem batch -waktu idle sistem batch sudah dikurangi sehingga mempercepat proses - sangat mudah melakukan pekerjaan besar secara berualang Kekurangan di BatchOs adalah : -Operator komputer harus menguasai sistem batch -mahal -sistem batch sangat sulit untuk di debug -mahal -pekerjaan lain harus menunggu untuk waktu yang tidak ...

Rangkuman Materi ORKOM

Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori (primer dan sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer, monitor, keyboard, mouse, dan modem. Beberapa bab sebelumnya telah membahas CPU dan memori, sekarang akan kita jelaskan tentang peralatan atau modul I/O pada bab ini. Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer. Ada beberapa alasan kenapa piranti – piranti tidak langsung dihubungkan dengan bus sistem komputer, yaitu : • Bervariasinya metode operasi piranti peripheral, sehingga tidak praktis apabila sistem komputer herus menangani berbagai macam sisem operasi piranti peripheral tersebut. • Kecepatan transfer data piranti peripheral umumnya lebih lambat dari pada laju transfer d...